Berita

Bambang Soesatyo/ist

IPO KS MIRING

Bamsoet: Rakyat Indonesia Tidak Buta dan Tidak Bodoh!

SENIN, 01 NOVEMBER 2010 | 12:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Penawaran saham perdana PT Krakatau Steel dengan harga Rp 850 per lembar sangat menggelisahkan. Sebab harga per saham yang ditetapkan selama roadshow hanya Rp 850 per lembar.

"Padahal, harga saham sejumlah emiten di BEI (Bursa Efek Indonesia) yang kinerjanya tidak seprospektif KS tetap disergap investor kendati harganya lebih tinggi dari patokan harga IPO KS. Logikanya, harga IPO per saham KS bisa di atas Rp 1.000. Kita semua tidak buta atau bodoh," ujar anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Senin, 1/11).

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, hampir setiap hari rakyat Indonesia membaca di media massa tentang arus masuk dana asing atau capital inflow ke pasar uang dalam negeri dalam jumlah besar. Itu berarti investor asing siap membeli saham dari perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia, termasuk BUMN sekaliber PT KS.


"Jadi harga saham KS itu tidak wajar. Kami di komisi III DPR sedang dlm tahap mengumpulkan data. Banyak data sudah kami terima, tetapi kami harus pertajam akurasinya," jelas Bamsoet, panggilan akrabnya.

Untuk sementara, Bamsoet menduga akan ada dua pihak yang siap mengambil untung dari penjualan saham itu. Pertama adalah pihak yang akan menggoreng saham KS dan yang kedua adalah pihak yang akan melepas ribuan slot saham di pasar sekunder begitu harga KS didongkrak oleh si penggoreng. "Siapa mereka? itulah yang sedang kami telusur," cetusnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya