Berita

mbah maridjan/ist

Mbah Maridjan, Sang Budayawan yang Taat Pada Takdir

RABU, 27 OKTOBER 2010 | 12:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tahun 2006, mungkin, menjadi tahun paling istimewa bagi Mas Penewu Suraksohargo. Mbah Maridjan, sapaan akrabnya, pada saat itu menjadi pusat perhatian.

Pasalnya, Mbah Maridjan tetap tidak mau meninggalkan gunung Merapi, meski saat itu gunung yang ia 'jaga' telah mengeluarkan awan panas.

Karena sikapnya itu, Mbah Maridjan pun dijadikan sebagai bintang iklan sebuah produk minuman kesehatan. Sejak saat itu, Mbah Maridjan pun malang melintang di layar televisi. Mbah Maridjan semakin popeler dengan jargonnya, 'rosa' yang bermakna kuat.


Tapi yang menarik, Mbah Maridjan ditunjuk sebagai bintang iklan juga karena dia adalah sosok budayawan. Presiden Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat, yang dikutip sebuah media online, mengakui pihaknya mengajak Mbah Maridjan karena dia merupakan praktisi kebudayaan.

Tugas sebagai penjaga Gunung Merapi merupakan tradisi orang Indonesia. Dan itu yang terus dijaga oleh Mbah Maridjan. Tak hanya itu, Mbah Maridjan menggunakan kata rosa adalah sikap menjunjung bahasa lokal di tengah serbuan bahasa asing di bibir masyarakat Indonesia.

Kini Mbah Maridjan telah pergi untuk selamanya. Dia tetap konsisten merawat salah satu budaya Indonesia itu. Meski, tentu tidak semua orang sepakat dengan sikap yang ditempuhnya, apalagi di zaman yang serba modern saat ini. Tapi, Mbah Maridjan telah menunjukkan kepada warga Indonesia tentang keteguhan sikap.

Dan sikap itu, sudah sejak lama dia camkan. Beberapa tahun silam, Mbah Maridjan pernah mengatakan,  kalau pun ia harus mati karena letusan Merapi, maka itu sudah takdir. Dan pagi tadi pada pukul sekitar 05.00 WIB, Mbah Maridjan pun menjalankan takdirnya itu. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya