Berita

Syarifuddin Sudding/ist

Disayangkan, Petinggi Jaksa Cari Perhatian Presiden

RABU, 27 OKTOBER 2010 | 10:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus M Amira menyatakan Kejaksaan Agung akan mendoponering kasus Bibit-Chandra. Namun pernyataan M Amari itu langsung dibantah oleh Plt Jaksa Agung Darmono.

Anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding menilai sikap petinggi kejaksaan ini membingungkan masyarakat. Makanya, menurutnya, bila keputusan-keputusan strategis yang akan dikeluarkan Kejaksaan harus lewat Kepala Pusat Penerangan Hukum dan Umum Kejaksaan Agung.

Hal itu dikatakan Sudding saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 27/10). Selain itu politisi Hanura ini memandang, silang pendapat itu juga menunjukkan sedang terjadi manuver di antara petinggi Kejaksaan. Mereka ingin mendapat perhatian dari Presiden SBY untuk dipilih sebagai Jaksa Agung.
 

 
"Saya sih melihatnya mereka saling mencari perhatian. Presiden sudah memberikan arahan agar kasus ini diselesaikan di luar Pengadilan. Yaitu, SKPP atau deponering. SKPP sudah ditolak, apalagi selain deponering," ujar Sudding.

Dengan cara itu, dia menyayangkan sikap petinggi Kejaksaan tersebut. Karena dengan kasus itu, kejaksaan sangat jelas kelihatan mudah dipengaruhi oleh kekuasaan. Dan ini tidak baik bagi Kejaksaan untuk menuntaskan berbagai kasus yang ada saat ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya