RMOL. Ujung tombak penyaluran kredit usaha rakyat adalah perbankan. Pemerintah hanya membuat kebijakan, sedangkan eksekusi ada di pihak perbankan.
“Karena eksekusi ada di perbankan. Jadi saya mendorong perbankan supaya lebih agresif,†ujar Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarif Hasan usai membuka Musyawarah Nasional VI Kerukunan Usahawan Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI) di Manado (Senin, 25/10).
Untuk mendorong perbankan agar respons menyalurkan KUR tersebut kepada masyarakat, dia tidak mau menggunakan pendekatan struktural misalnya mengeluarkan surat edaran kepada perbankan. Menurutnya hal itu tidak efektif. Karena itu, dia memilih cara yang selama ini ia tempuh. Yaitu turun ke lapangan secara langsung mendorong perbankan agar menyakurkan KUR itu.
Sampai saat ini, baru dua bank yang menyalurkan KUR dengan baik. Yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Tabungan Negara(BTN). Sementara bank lainnya masih harus lebih optimal lagi. Sebab realisasinya dalam menyalurkan KUR ini masih sangat kecil.
Karena itulah, pada saat membuka acara di hadapan peserta Munas KUKMI, Menteri Koperasi dan UKM akan mengusulkan kepada Presiden agar kinerja direksi BPD dinilai berdasarkan sejauhmana perhatian mereka dalam menyalurkan KUR. Dia mengatakan, bila ditereksi BPD dinkai kurang perhatian terhadap penyaluran kredit ini sebaiknya diganti saja.
“Ini penting dilakukan karena perhatian direksi bank daerah terhadap penyaluran KUR sangat rendah. Padahal, KUR sangat dibutuhkan rakyat, khususnya usaha mikro kecil menengah. Untuk itu BPD seharusnya membantu UMKM," imbuh Syarif.
Kepada pihak perbankan, Syarif berpesan untuk tidak berfikir panjang dalam menyalurkan KUR kepada masyarakat. Sebab pemerintah sudah jelas memberi jaminan mencapai 80 persen. Tak sampai disitu, dia juga berjanji akan mengusulkan kepada Presiden SBY agar kalau bisa pemerintah member jaminan 100 persen.
Syarif menambahkan, KUR merupakan salah satu program pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Dengan progam ini, semakin besar KUR disalurkan berarti semakin banyak UMKM yang terbantu. Dan ini dengan sendirinya akan mengurani kemiskinan di tengah masyarakat. [zul]