RMOL. Staf Khusus Presiden Bidang Informasi, Heru Lelono mengatakan, Presiden SBY direncanakan sepulang dari luar negeri akan memilih Jaksa Agung.
“Ya, mestinya begitu. Tapi nggak tahu juga ya,†ujarnya kepada Rakyat Merdeka, di JaÂkarta, kemarin. Presiden SBY melakukan kunÂjungan kerja ke China dan VietÂnam.
Berikut kutipan selengkapnya:
Kapan SBY akan kembali ke tanah air?
Kapan SBY akan kembali ke tanah air?
Tanggal 31 Oktober 2010.
Kira-kira siapa yang dipilih ya?Ya, nggak tahu. Belum ada infonya. Tunggu saja, sabar dong. Secara resmi kan masih ada Plt Jaksa Agung. Artinya, kejaksaan nggak berhenti bekerja karena ada pimpinannya.
Tapi lebih baik bukan Plt kan?Yang penting kan kerjaan keÂjaksaan masih jalan terus. Jadi, nggak perlu ada pertanyaan, keÂnapa terlambat. Emang apanya yang terlambat.
Publik menginginkan cepat agar bisa mengambil langkah huÂÂÂkum yang pas untuk kasus Bibit-Chandra?Soal kasus Bibit-Chandra, tidak perlu menunggu Jaksa Agung yang baru, cukup Plt Jaksa Agung saja dalam mengeluarkan kebijakan seperti deponering. Jadi, tidak usah menunggu Jaksa Agung yang baru toh. Kan lemÂbaganya masih bisa jalan. Jadi, kalau belum diputuskan apa-apa. Ya, silakan tanya ke Pak DarÂmono. Ada apa lagi yang harus dipertimbangkan.
Sepertinya Darmono sulit meÂÂmutuskan?Kasus hukum itu bukan kepuÂtusan Jaksa Agung. Kasus hukum adalah kasus Kejaksaan Agung. Jadi, tidak harus menghambat proses hukum.
Apakah calon Jaksa Agung diÂambil dari luar atau dari daÂlam kejaksaan?Presiden kan sudah berkali-kali menjelaskan. Tunggu saja ya. Yang jelas, orangnya pasti berÂÂsih. Tapi itu saja belum cuÂkup, karena yang dibutuhkan saat ini adalah orang yang benar-benar memaÂhami UUD 1945, memahami KUHP dan KUHAP.
Kenapa perlu memahami UUD 1945?
Itu sangat penting, sehingga tidak terjadi tabrak menabrak peÂraturan. Berkaca dari PresiÂden, beliau saja selalu memÂbawa UUD 1945 di sakunya. Itu penÂting agar apa yang dilakukan tiÂdak bertentangan dengan aturan.
O ya, siapa saja yang ikut romÂbongan Presiden?Ada anggota DPR dan DPD. Kalau menterinya saya nggak hafal. Totalnya sekitar 60 orang.
Mungkinkah ada calon JakÂsa Agung yang ikut romÂÂÂbongÂan?Nggak tahu saya.
Apa mungkin saat kunÂjungÂan itu diputusÂkan siapa jadi Jaksa Agung?Nggak tahu saya, itu kan terserah Presiden saja. Yang jelas, jam terbang Presiden itu padat sekali. Di sana kerjaanÂnya sudah cukup banyak.
[RM]