Berita

bara hasibuan/ist

PAN TARIK PATRIALIS?

Bara: Saya Sama Sekali Tidak Pernah Mengatakan Itu

JUMAT, 22 OKTOBER 2010 | 15:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua DPP PAN Bara Hasibuan membantah pernah mengeluarkan pernyataan yang mengisyaratkan PAN akan mempertimbangkan menarik Patrialis Akbar dari Kabinet Indonesia Bersatu II.

"Saya sama sekali tidak pernah mengatakan itu. Bukan posisi kami untuk mengganti (menteri) atau tidak. Itu hak Presiden. Saya hanya berbicara soal kondisi pers pada zaman orde baru dan saat ini," tegas Bara kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 20/10).

Soal isu pemerintah mengintervensi penayanganan investigasi SCTV tentang dugaan adanya praktik bisnis seks di penjara, Bara menegaskan, tadi pagi Patrialis Akbar juga sudah menjelaskan di Dewan Pers. Patrialis dengan tegas membantah telah mengintervensi tayangan tersebut.


Sebelumnya diberitakan, politisi muda ini diberitakan mengeluarkan pernyataannya bahwa PAN terkesan akan mempertimbangkan untuk menarik Patrialis dari kursi menteri hukum dan HAM terkait isu pelarangan itu.

"Meski akhirnya ada tekanan-tekanan dari pihak pemerintah. Tekanan pemerintah itu juga bisa langsung diungkapkan oleh media. Dan itu bisa jadi masukan bagi kami (PAN) untuk melakukan pergantian (Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar) yang lebih baik," tandas Bara tanpa memerinci lebih lanjut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya