Berita

irjen sutarman/ist

POLISI TEMBAK DEMONSTRAN

Kapolda Metro Jaya Korbankan Oknum Polisi?

JUMAT, 22 OKTOBER 2010 | 09:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bila memang benar polisi yang menembak seorang mahasiswa Universitas Bung Karno pada saat demonstrasi kemarin bukan polisi yang ditugaskan untuk mengamankan demonstrasi, itu merupakan pelanggaran berat. Oknum polisi itu bisa disebut sebagai penyusup.

"Ini kan pelanggaran berat. Itu berati dia pasukan liar, kenapa ada di situ. Meskipun dia pasukan, dia bisa dianggap menyusup dan itu harus dikenakan sanksi berat agar kasus serupa tidak boleh terulang lagi. Sungguh tragis kalau ada polisi masuk tanpa koordinasi dan menjalankan fungsi berdasarkan inisitaif pribadi, itu bisa menyabotase polisi," ujar Presidium Indonesian Police Watch Neta S Pane kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 22/10).

Karena itu, menurutnya, oknum polisi itu harus diperiksa untuk memastikan apakah pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman betul atau tidak. Kompolnas harus membentuk tim dan Komnas HAM juga mestinya membentuk tim investigasi.


"Bila memang betul bukan yang ditugaskan, itu masuk pelanggaran HAM. Tapi kalau tidak betul, boleh jadi Kapolda telah melakukan kebohongan publik. Makanya, jangan hanya berdasarkan keterangan sepihak saja. Karena bisa saja polisi itu dikorbankan. Karena sebelumnya, Kapolres Jakarta Pusat, mengatakan, 'kami akan bedil kalau anarkis'. Bisa saja itu sebagai pemicu dan pasukan di lapangan menjalankannya secara salah," jelasnya.

Tapi mungkin tidak ada oknum polisi yang bertugas mengamankan tanpa ada instruksi?
[zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya