Berita

soeharto/ist

Mantan Tapol Orde Baru Dukung Soeharto Digelari Pahlawan

KAMIS, 21 OKTOBER 2010 | 10:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mantan tahanan politik pada masa Orde Baru, AM Fatwa tidak mempermasalahkan mantan Presiden Soeharto diberi gelar pahlawan nasional.

Menurutnya, sebagai mantan Presiden, Soeharto layak mendapatkan gelar tersebut. Meski Mejelis Permusyawaratan Rakyat melalui Ketetapan MPR 11/1998 tentang Pemberantasan Korupsi Kolusi Nepotisme, Soeharto bersama kroni-kroninya telah divonis bersalah secara politik.

"Tapi Pak Soeharto sudah selesai dengan meninggal itu. Kalau kita timbang-timbang, jasa dia besar, tidak terkirakan juga," ujar AM Fatwa kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 21/10).


Anggota Dewan Perwakilan Daerah ini mengakui pada saat pemimpin negeri ini, Soeharto melakukan penyimpangan terkait pelanggaran hak asasi manusia dan hukum. Namun penyimpangan itu menurutnya, merupakan kesalahan kolektif sebagai suatu rezim.

"Tapi Soeharto sendiri sebagai pribadi pemimpin, layak diberikan  penghormatan dan penghargaan," jelasnya.

Meski begitu, Politisi Partai Amanat Nasional ini menyatakan penyimpangan dan kesalahan Soeharto pada masa lalu, juga harus dicatat dalam sejarah bangsa. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya