Berita

Penyebab HMI Pecah, Soeharto Tak Layak Jadi Pahlawan

SENIN, 18 OKTOBER 2010 | 16:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Gelombang penolakan pemberian gelar pahlawan kepada mantan Presiden Soeharto terus bergulir. Kini giliran Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam yang menilai mantan penguasa orde baru itu tidak layak untuk mendapatkan gelar kehormatan tersebut.

Ketua Umum PB HMI Ahmad Chozin menjelaskan, HMI menolak pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto karena telah menjerumuskan bangsa Indonesia kepada keterpurukan yang tiada tara. Mulai dari penindasan terhadap hak-hak
kemanusiaan, uutang luar negeri yang tak terbayarkan, korupsi akut yang tak
tersembuhkan, serta kebodohan multidimensional sehingga bangsa ini bermental
inferior.

inferior.

Dia membeberkan rezim Soeharto telah melakukan pengkhianatan terhadap nilai-nilai demokrasi dengan melalui kejahatan HAM Berat atau kejahatan terhadap kemanusiaan, yang semestinya tidak bisa dihapuskan di luar pengadilan, ataupun karena kadaluarsa. Sebut saja, pembunuhan massal 1965, penembakan misterius, kerusuhan 13-14 Mei, Daerah Operasi Militer (DOM) Aceh, Talang Sari, Tanjung Priok, Kasus 27 Juli, Trisakti 12 Mei 1998, Papua, dan lainnya.

Tak sampai disitu, berdasarkan laporan Kantor PBB urusan Obat-obatan dan Kriminal (UN Office on Drugs and Crime/ UNODC) bersama Bank Dunia, Soeharto juga masuk dalam list pertama daftar koruptor terbesar dunia. Dalam daftar itu disebutkan, Soeharto (Indonesia) korupsi sebesar US$15-35 miliar, Ferdinand E. Marcos (Filipina)  US$5-10 miliar, dan Mobutu Sese Seko (Kongo) US$5 miliar.

“Kami justru mempertanyakan, kenapa “mereka” begitu ngotot untuk mengusulkan
pemberian gelar Suharto sesegera mungkin? Ini patut  dicurigai, ada maksud
ada dibalik itu?” katanya mempertanyakan melalui keterangan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online (Senin, 18/10).

Khusus bagi HMI, Chozin menambahkan, kebijakan Soeharto mengakibatkan HMI terpecah menjadi dua. Yaitu, HMI Dipo dan HMI-MPO. Otoritarianisme Soeharto yang memaksakan penerapan Asas Tunggal Pancasila pada tahun 1985 telah menjadikan barisan jama’ah HMI tercerai-berai dan akhirnya terpecah menjadi dua, yang sampai saat ini susah untuk dipersatukan.

"Kepada SBY yang punya wewenang akhir memutuskan pemberian gelar tersebut,
dengan ini saya menghimbau agar menolak usulan pemberian gelar tersebut.
Jika SBY meluluskan usulan tersebut dan akhirnya memberikan gelar pahlawan
kepada Suharto, maka sudah cukup bukti bagi kami bahwa rezim SBY tak lebih
dari sekedar reinkarnasi rezim Orde," tegasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya