Berita

IPW: Anggota Komisi III Diperintahkan Pimpinan Partai Muluskan Jenderal Timur

KAMIS, 14 OKTOBER 2010 | 09:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Calon Kapolri Komjen Timur Pradopo diyakini akan mulus melenggang dalam uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Komisi III DPR hari ini.

Pasalnya, pimpinan partai politik telah menginstruksikan kepada kadernya yang ada di komisi hukum itu untuk mengamankan calon tunggal pilihan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

"Saya dapat informasi dari kawan-kawan Komisi III bahwa mereka sudah diperintahkan pimpinan partai untuk mengamankan Timur. Bisa dikatakan uji kelayakan ini hanya formalitas," ujar Presidium Indonesian Police Watch Neta S Pane kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 14/10).


Karena itu, dia mempertanyakan Komisi III yang telah mengundang Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Komisi Pemberantasan Korupsi, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan, Komisi Kepolisian Nasional, bila dari awal akan memuluskan jalan pengganti Jendaral Bambang Hendarso Danuri itu.

Padahal kemarin, Komnas HAM jelas menegaskan Timur Pradopo patut diduga terlibat dalam pelanggaran HAM 1998. KPK juga membeberkan Rp 450 juta kekayaan Timur tidak jelas asal usulnya. Sedangkan PPATK mendedahkan, di rekening Timur hanya terdapat duit sebesar Rp 78 juta.

"Meski demikian kita berharap masukan dari Komnas HAM, KPK, PPATK, kemarin hendakanya dijadikan pertanyaan oleh Komisi III ke Timur. Biar nanti dia bisa  menjelaskan semuanya," katanya menyarankan.

Saat ditanya apakah semua partai dan partai apa saja yang telah memerintahkan kadernya untuk memuluskan Timur, Neta enggan membeberkan. Dia hanya mengatakan," Yang jelas partai-partai besar. Dan ada juga partai kecil, tapi tidak kecil juga karena dia punya dua anggota di Komisi III." [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya