PRESIDEN SBY/IST
PRESIDEN SBY/IST
RMOL. Salah satu judul lagu ciptaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi salah satu pertanyaan pada test calon pegawai negeri sipil pada Kementerian Perdagangan kemarin. Pencantuman lagu itu dinilai tidak etis.
"Itu sangat tidak etis. Sama dengan pada saat dia membagi-bagikan souvenir dan buku anaknya pada HUT 17 Agustus lalu. Mestinya dikeluarkan pertanyaan itu. Tidak boleh ada itu. Seolah-olah ingin mengkultuskan, menyamakan dengan lagu Indonesia Raya dan Kartini," ujar pengamat politik Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online Selasa malam (12/10).
Gurubesar Universitas Indonesia ini melihat pencantuman lagu itu sebagai salah satu pertanyaan menunjukkan sedang terjadi proses penjilatan yang luar biasa dari menteri kepada Presiden. Apalagi saat ini isu reshuffle sedang menguat.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Senin, 04 Mei 2026 | 06:21
Senin, 04 Mei 2026 | 06:06
Senin, 04 Mei 2026 | 05:41
Senin, 04 Mei 2026 | 05:21
Senin, 04 Mei 2026 | 05:07
Senin, 04 Mei 2026 | 04:24
Senin, 04 Mei 2026 | 04:18
Senin, 04 Mei 2026 | 04:03
Senin, 04 Mei 2026 | 03:27
Senin, 04 Mei 2026 | 03:19