Berita

PRESIDEN SBY/IST

TES CPNS KEMDAG

Gurubesar UI: Sedang Terjadi Proses Penjilatan yang Luar Biasa kepada Presiden

RABU, 13 OKTOBER 2010 | 09:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Salah satu judul lagu ciptaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi salah satu pertanyaan pada test calon pegawai negeri sipil pada Kementerian Perdagangan kemarin. Pencantuman lagu itu dinilai tidak etis.

"Itu sangat tidak etis. Sama dengan pada saat dia membagi-bagikan souvenir dan buku anaknya pada HUT 17 Agustus lalu. Mestinya dikeluarkan pertanyaan itu. Tidak boleh ada itu. Seolah-olah ingin mengkultuskan, menyamakan dengan lagu Indonesia Raya dan Kartini," ujar pengamat politik Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online Selasa malam (12/10).

Gurubesar Universitas Indonesia ini melihat pencantuman lagu itu sebagai salah satu pertanyaan menunjukkan sedang terjadi proses penjilatan yang luar biasa dari menteri kepada Presiden. Apalagi saat ini isu reshuffle sedang menguat.


"Jadi mereka berlomba-lomba mengambil hati SBY. Presiden SBY sendiri mungkin tahu, mungkin tidak. Tapi saya rasa, pasti minta izin. Karena kalau tidak, kan bisa dimarahin," jelasnya.

Iberamsyah menambahkan, untuk pembuatan bahan ujian tes CPNS biasanya melibatkan Kementerian Pendagayagunaan Apara Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Jadi kloplah, menterinya (EE Mangindaan) kan dari Partai Demokrat, ingin menyenangkan bosnya. Kan SBY memiliki tipe flamboyan, suka dipuja-puji. Tapi tidak suka dikritik. Makanya sering marah-marah," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya