Berita

Tjatur Sapto Edy/rm

CALON KAPOLRI

Tjatur: Tak Pernah Ada Proses Hukum dan Putusan Hukum untuk Jenderal Timur

SENIN, 11 OKTOBER 2010 | 16:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Penolakan Paguyuban Persaudaraan Trisakti (Paperti) terhadap pengajuan Komjen Timur Pradopo sebagai calon Kapolri ditanggapi dingin Ketua Tim Kecil Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy.

Paperti menolak Komjen Timur Pradopo karena dinilai turut bertanggung jawab tragedi penembakan 4 orang mahasiswa dan 517 lainnya luka-luka di depan Universitas Trisakti saat unjuk rasa damai 12 Mei 1998 silam.

"Yang jelas, sampai saat ini tidak pernah ada proses hukum dan putusan hukum terhadap Pak Timur," ujar Tjatur yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR kepada Rakyat Merdeka Online di gedung DPR, Jakarta (Senin, 11/10).


Soal adanya dugaan pelangaran HAM yang melibatkan mantan Kapolda Metero Jaya itu, politisi PAN ini mengatakan, tim kecil akan mengklrafikasinya ke Komnas HAM. Selain Komnas HAM, Tim Kecil juga akan meminta klarifikasi dari Kontras, Kompolnas dan lembaga lainnya.

"Yang penting keputusan Komisi III pada hari Kamis (pada saat uji kelayakan) nanti adalah keputusan valid berdasarkan data-data yang lengkap," harapnya.

Bila ke depan ada proses persidangan tentang pelanggaran HAM, apakah itu tidak mengganggu kerja Timur Pradopo andai telah jadi Kapolri?

"Ya kita tunggu saja, satu dua hari ini kami bekerja," jawabnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya