Berita

CALON KAPOLRI

Kamis, Jenderal Timur Pradopo Jalani Uji Kelayakan

SENIN, 11 OKTOBER 2010 | 12:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Calon Kapolri Komjen Timur Pradopo akan menjalani fit and proper test yang digelar Komisi III DPR pada Kamis depan. Uji kelayakan akan digelar dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Demikian salah satu kesepakatan rapat internal Komisi Hukum tersebut yang disampaikan Ketua Komisi III Benny K Harman kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Senin, 11/10). Dalam menggelar rangakaian fit and proper test ini, Komisi III diberi waktu selambat-lambatnya satu pekan setelah mendapat penugasan dari Badan Musyawarah DPR hari.

Selain itu, Benny melanjutkan, Komisi III juga memutuskan membentuk tim kecil. Tim kecil ini mengklarifikasi dokumen-dokumun terkait rekam jejak calon Kapolri yang diajukan Presiden. Tim kecil yang terdiri dari perwakilan kelompok fraksi ini, tambah Benny, dipimpin Wakil Ketua Komisi III Tjatur Sapto Edy.


"Tim kecil akan menampung aspirasi masyarakat. Untuk itu petugas secara aktif mendatangi kelompok-kelompok masyarakat untuk meminta klarifikasi jejak rekam calon Kapolri," jelas politisi Demokrat ini.

Tim kecil dipimpin salah s tu pimpinan Komisi III, yaitu Tjatur Sapto Edi dan mulai bekerja siang ini. Selanjutnya, pada hari Kamis dimulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB Komisi III akan melakukan fit and protes test terhadap Timur Pradopo.

Poin berikutnya yang disepakati, semua anggota Komisi III berhak menanyakan dan berpendapat pada saat fit and propers test digelar. Setelah itu, fraksi-fraksi yang ada di Komisi III akan mengambil sikap apakah setuju atau menolak pemberhentian Jenderal Bambang Hendarso Danuri sebagai Kapolri dan pengangakatan Timur pradopo sebagai Kapolri baru.

"Mekanisme pengambilan keputusan dilakukan dengan cara musyawarat mufakat. Bila tidak tercapai, akan dilakukan lobi-lobi. Dan bila lobi-lobi tidak tercapai juga, akan dilakukan voting. Mesiki demikian, Komisi III sepakat untuk menghindari voting," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya