Berita

Aziz Syamsuddin/ist

Komisi III DPR: Darmono Tak Berhak Putuskan Perkara Bit-Chan

SENIN, 11 OKTOBER 2010 | 12:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Wakil Ketua Komisi III DPR, Aziz Syamsuddin meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secepatnya menentukan Jaksa Agung definitif.

Menurut Aziz, Kejaksaan Agung saat ini tidak bisa bekerja karena kebijakan-kebijakan strategis Kejagung harus diputuskan Jaksa Agung yang definitif. Saat ditanya kendala apa yang membuat Presiden SBY begitu lama menentukan Jaksa Agung baru, Aziz mengaku tidak tahu.

"Kendalanya yang tahu Presiden sendiri. Bisa saja pertimbangan-pertimbangan tersebut merupakan pertimbangan yang tidak tersirat dalam aturan tertulis untuk menentukan Jaksa Agung definitif," ujarnya kepada wartawan di depan ruang rapat Komisi III Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/10).


Hal serupa sebenarnya juga terjadi saat Presiden begitu lama menyerahkan nama calon Kapolri. Namun ia mengingatkan, salah satu yang menjadi problem besar yang harus dihadapi Kejagung saat ini adalah menyikapi Peninjauan Kembali kasus Bibit-Chandra yang ditolak Mahkamah Agung.  

Meski demikian, Komisi III menyarankan kasus Bibit-Chandra segera dilanjutkan ke pengadilan sebagai pembuktian apakah ada rekayasa kasus dalam hal ini. Bila Kejagung memutuskan untuk melakukan seeponeering perkara Bibit-Chandra, Azis mengingatkan hal itu harus meminta persetujuan DPR terlebih dahulu. Setelah disetujui DPR, keputusan seponering pun harus dilakukan oleh Jaksa Agung definitif. [wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya