Berita

wiranto/ist

Jenderal Wiranto Ajak Para Tokoh Merenung

JUMAT, 08 OKTOBER 2010 | 17:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ketua Umum DPP Partai Hanura, Wiranto mengajak para tokoh nasional untuk sejenak memutar arah jarum jam ke masa-masa reformasi baru bergulir. Masa dimana mereka sama-sama melihat proses reformasi tapi bukan dari segi hiruk pikuknya melainkan segi harapan-harapannya.

"Kita sama-sama mendukung reformasi karena kita yakin akan harapan bahwa akan datang yang lebih baik," ujar Wiranto saat berbicara dalam pertemuan tokoh-tokoh nasional di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Selatan (Jumat, 8/10).

Wiranto juga mengajak para tokoh nasional melihat kondisi saat ini. Menurut mantan Panglima ABRI ini, demokrasi yang sekarang adalah demokrasi salah makna. Begitu pun reformasi yang dilakukan salah arah. Intinya, ada yang salah di negeri ini.


Lanjut Wiranto, budaya paguyuban masyarakat sudah berganti dengan budaya individualistis yang amat liberal. Bahkan tak pelak ideologi Pancasila pun kalah menarik dengan entrepreneurship atau ideologi mencari uang.

Selain itu, hukum yang tadinya menjadi kontrol sosial agar kehidupan masyarakat aman tentram saat ini malah dijadikan instrumen politik. Kepercayaan pada hukum melemah dan itu bahaya.

"Kita ibarat orang yang terus menerus meriang, mati tidak sembuh pun tidak. Solusinya kalau mau membuat terobosan pemerintah harus hilangkan egoisme kekuasaan. Elit politik harus mengenyampingkan kepentingan politiknya untuk sementara demi menyelesaikan masalah bangsa," imbuh dia. [wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya