Berita

PERTEMUAN TOKOH DI MUHAMMADIYAH

Ajakan Rizal Ramli Ambil Alih Kekuasaan Disambut Tepuk Tangan Membahana

JUMAT, 08 OKTOBER 2010 | 15:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Hampir seluruh rakyat Indonesia saat ini merasa galau dan gelisah. Pasalnya, negara gagal dalam menjalankan fungsi-fungsinya.

"Hak untuk bekerja, hak untuk berbhineka tunggal ika, hak mendapatkan kebutuhan mendasar tidak diberikan oleh negara," ujar ekonom senior Rizal Ramli dalam pertemuan tokoh-tokoh nasional di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Selatan (Jumat, 8/10).

Mantan Menteri Ekonomi ini kemudian menyoroti soal kehidupan berpolitik di negeri ini. Dia mengakui, dulu telah memperkenalkan istilah demokrasi prosedural untuk menggambarkan substansi demokrasi yang tak tampak. Tapi yang terjadi sekarang ini, apa yang ia katakan sebagai demokrasi kriminal.


"Semuanya dibayar dengan cara-cara transaksional. Kalau mau ada sesuatu mesti nyogok. Akhirnya undang undang yang dihasilkan adalah undang undang yang tidak amanah. Saat ini salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah melakukan reformasi pembiayaan partai politik. Kalau tidak, demokrasi kita akan dibajak oliogarki," sebutnya.

Selain itu, Rizal menambahkan alasan kenapa negara gagal dalam menjalankan fungsinya. Dia mengatakan hal itu karena lemahnya kepemimpinan nasional yang ada saat ini.

"Pertanyaan sekarang, apakah kekuasaan saat ini kita ambil alih secara baik-baik, atau kita ambil tindakan lain," tegasnya menutup pembicaraan yang disambut riuh membahana tepuk tangan peserta yang hadir. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya