Berita

ilustrasi/ist

Nusantara

60 Persen Jalan di Seluruh Kabupaten Rusak Parah

JUMAT, 08 OKTOBER 2010 | 12:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Keamanan dan kenyamanan transportasi massal di Indonesia masih jauh dari harapan. Mulai dari persoalan kemacetan hingga kecelakaan yang merenggut korban jiwa hingga kini belum teratasi dengan baik.

Ada kesan malah pos kementerian yang bertugas di domain transportasi cenderung menyalahkan instansi lain.

"Padahal sebaiknya semua komponen akur, duduk bersama-sama dengan kepala dingin mencari solusi. Ada langkah strategis yang harus dilakukan untuk mengurai masalah transportasi dalam skala nasional," papar senator asal Bengkulu, Bambang Soeroso saat menjadi pembicara dalam diskusi mingguan bertajuk "Membenahi Persoalan Tranportasi," di gedung DPD, Jakarta (Jumat, 8/10).  


Saat ini, menurut dia, terpenting bagaimana membenahi sistem transportasi nasional terutama infrastrukturnya agar bisa memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Untuk diketahui, kata Bambang lagi, hampir 60 persen infrastruktur jalan di seluruh kabupaten di Indonesia dalam kondisi rusak parah.  Fakta lain pelabuhan-pelabuhan di daerah sering menjadi penyebab kecelakaan. Ia mencontohkan kecelakaan laut di Bunaken lalu, Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu, yang menewaskan dua anggota DPR.

"Teman-teman kita di DPR mati itu salah pelabuhan juga. Ini semua menjadi PR besar," pungkas dia. [wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya