ahmad yani/ist
ahmad yani/ist
RMOL. Sama seperti anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding, Ahmad Yani juga menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah merusak mekanisme pengajuan calon Kapolri.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan ini mencium keganjilan pengajuan Komjen Timur Pradopo sebagai calon yang akan menggantikan Jenderal Bambang Hendarso Danuri.
Pasalnya, mantan Kapolda Jawa Barat itu baru kemarin sore pangkatnya dinaikkan dari inspektur jenderal menjadi komisaris jenderal. Kenaikan pangkat ini terkesan dipaksakan untuk memenuhi syarat pengajuan calon Kapolri.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
UPDATE
Selasa, 22 September 2026 | 12:26
Selasa, 22 September 2026 | 12:14
Selasa, 22 September 2026 | 12:03
Selasa, 22 September 2026 | 11:55
Selasa, 22 September 2026 | 11:51
Selasa, 22 September 2026 | 11:49
Selasa, 22 September 2026 | 11:47
Selasa, 22 September 2026 | 11:37
Selasa, 22 September 2026 | 11:32
Selasa, 22 September 2026 | 11:05