Berita

sudi silalahi/ist

Sudi Silalahi dan Freddy Numberi Tak Usah Ragu Mengundurkan Diri

MINGGU, 03 OKTOBER 2010 | 21:37 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ketidakberanian Presiden SBY mengocok ulang susunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, memperlihatkan kesediaannya berada dalam tawanan menteri-menteri yang tidak berprestasi dan mumpuni.

“Ini akan menjadi beban politik yang dapat menjauhkan SBY dari rakyat yang ingin mendapatkan kesejahteraan, kedaulatan, dan kemandirian,” ujar Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Center (SMC) Syahgandan Nainggolan, kepada Rakyat Merdeka Online di Jakarta, Minggu malam (3/10).

Dalam kesempatan itu, dia juga menyarankan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi, untuk mengundurkan diri sebelum kocok ulang diumumkan. Kedua menteri ini, menurut Syahganda tidak memiliki kapasitas memadai untuk menempati jabatan yang kini mereka duduki. Sudi Silalahi gagal berperan dalam “krisis” Jaksa Agung yang baru berlalu. Sementara Freddy Numberi gagal membenahi manajemen transportasi nasional.

“Pengunduran diri akan menjaga moralitas pribadi mereka di hadapan masyarakat,” ujar Syahganda.

Selain Sudi dan Freddy, ada empat menteri lain yang menurut Syahganda layak di-reshuffle. Keempatnya adalah Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Darwin Zahidi Saleh, Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar.

“Mereka tidak berorientasi pada penciptaan kesejahteraan maupun martabat rakyat,” demikian Syahganda. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya