Berita

sri mulyani.net

Eva Sundari Kusuma Tak Permasalahkan SMI Nyapres

MINGGU, 03 OKTOBER 2010 | 08:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dalam sistem demokrasi, siapa pun berhak mengajukan seseorang yang diyakininya benar untuk jadi seorang pemimpim.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari kepada Rakyat Merdeka Online, menanggapi wacana mantan menteri keuangan Sri Mulyani yang akan maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

Karena sudah menjadi kesepakatan bersama atas sistem demokrasi itu, mantan anggota Pansus Centurygate ini tidak mempermasalahkan siapa pun yang akan berlaga pada suksesi kepemimpinan lima tahunan itu, termasuk Sri Mulyani salah satu kontestannya.


"(Semua boleh), promo anak jadi presiden, poligami, sampai mobilisasi kekerasan dan kebencian. Orang yang melanggar hukum saja dibiarkan. Asal punya resources, orang bisa ngapain aja kan?" ujar Eva.

Jadi, simpul Eva, semua terpulang kepada rakyat dan masyarakat sendiri untuk berfikir dan mengambil keputusan siapa yang layak untuk memimpin negeri ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya