Berita

Sayuti Asyathri/ist

Bila Presiden Tak Takut Hadapi Ancaman PT

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2010 | 14:22 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sikap Sayuti Asyathri agak berbeda dalam menghadapi wacana parliamentary threshold (PT) yang sedang bergulir di parlemen. Presiden Partai Demokrasi dan Kebangsaan (PDK) ini tidak begitu khawatir dengan keinginan partai-partai besar menaikkan PT menjadi sebesar lima persen.

Menurut Sayuti, partai yang dipimpinnya tidak bekerja untuk mengejar syarat minimal masuk parlemen. Pertanyaan apakah mantan anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini yakin PDK bisa melampaui PT juga sempat diajukan mantan wakil presiden Jusuf Kalla dan Ketua Umum Nasional Demokrat beberapa waktu lalu. Jawaban Sayuti terdengar berbeda.

“Kami bekerja untuk mendapatkan dukungan rakyat,” ujarnya saat berbicara di halal bihalal di kantor DPN PDK, Jalan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Minggu siang (26/9).

“Percuma kalau PT diturunkan menjadi satu persen tetapi partai tidak dapat dukungan rakyat,” sambungnya lagi.

Menurut hemat Sayuti, PDK bekerja keras bukan untuk mencapai syarat minimal masuk parlemen, tetapi untuk melakukan perubahan. Dan untuk bisa melakukan perubahan, partainya harus bekerja dengan sangat keras. Selain itu, sambungnya, perubahan juga harus dilakukan dari dalam dan luar parlemen.

“Saya tidak membayangkan anggota PDK jadi pengekor kebijakan hasil lobi dan dagang sapi karena masuk DPR sebab selamat dari PT. Anggota PDK di dalam parlemen harus melakukan perubahan,” demikian Sayuti. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya