Berita

ilustrasi

RUU OJK

DPR Yakin Lembaga Pengawas Bank dan non Bank Terbentuk Sebelum Akhir Desember 2010

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2010 | 09:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Meski mendapat kritik dari sejumlah pengamat seputar isi draft Rancangan Undang Undang Otoritas Jasa Keuangan, DPR tetap akan melanjutkan pembahasan soal RUU yang membahas tentang pembentukan lembaga pengawasan perbankan dan non perbankan itu.

Kritik dari para pengamat itu pun dinilai hanya menyakut masalah teknis semata. Makanya, Panitia Khusus RUU OJK sendiri mengaku mengapresiasi masukan dari beberapa pengamat tersebut.

"Kami appreciating terhadap masukan-masukan yang mereka berikan. Meski disana masih banyak kelemahan-kelemahan, itu masalah teknis. Itu masalah drafting saja. Tapi tetap secara substantive, para pakar menyambut positif terhadap kebutuhan kita membentuk OJK. Ada kebutuhan untuk pengawasan yang dilakukan oleh lembaga baru," ujar Nusron Wahid.


Hal itu dikatakan Ketua Pansus RUU OJK itu kepada Rakyat Merdeka Online kemarin, saat dimintai tanggapan atas penilain enam pakar terhadap draft RUU OJK itu.

Dari itu, politisi Partai Golkar ini yakin, lembaga OJK akan telah terbentuk sebelum akhir Desember 2010 sebagaimana yang telah diamanatkan UU. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya