Berita

Mahfud Siddiq Pastikan Panglima TNI Baru akan Terplih sebelum 30 September

SELASA, 21 SEPTEMBER 2010 | 11:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengajukan Laksamana Agus Suhartono sebagai calon Panglima TNI ke DPR. DPR sendiri akan membagi tahapan seleksi untuk Laksamana Agus ke dalam dua tahapan.

"Pertama Rabu besok. Kami akan melakukan penelitian dan pemeriksaan adminstrasi. Kami akan melakukan klarifikasi soal, misalnya kekayaan yang bersangkutan kepada KPK. Kedua soal klarfikasi ke Komnas HAM, apakah pernah melakukan pelanggaran HAM," ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siqqiq kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Selasa, 21/9).

Sedangkan untuk fit and proper test-nya sendiri akan digelar keesokannya, yaitu pada Kamis. Politisi PKS ini memastikan proses fit and proper test digelar secara terbuka dan semua anggota Komisi I DPR diberi ruang kebebsaan untuk mengeksplorasi kelayakan calon.


"Kami akan bicarkan soal modernisasi alutsista, peningkatan kesejahteraan TNI, apa yang jadi kendala anggaran dan penguatan BUMN strategis untuk pertahanan dan juga reformasi ditubuh TNI," beber Mahfudz.

Dengan rangkaian proses itu, Wakil Sekjen DPP PKS ini memastikan Indonesia telah memiliki Panglima TNI baru sebelum 30 September mendatang. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya