Berita

Wawancara

WAWANCARA

Julian Aldrin Pasha: Nggak Tahu Soal Reshuffle Kabinet, Tapi Kinerja Menteri Pasti Dievaluasi

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2010 | 01:26 WIB

RMOL. Jubu Bicara Presiden SBY, Julian Aldrin Pasha mengaku, belum tahu apakah ada reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Yang jelas, evaluasi  kinerja menteri pasti dilakukan akhir Oktober mendatang.

“Di situ kan genap setahun KIB II, tentu kinerja menteri itu dievaluasi Presiden, itu sesuai dengan kontrak kerja,’’ ujarnya kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.  

Ini memperlihatkan reshuffle kabinet yang dilontarkan anggota Dewan Pembina Partai Demo­krat Achmad Mubarok belum tentu menjadi kenyataan.


Maka wajar kalau Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sem­biring menganggap pernyataan tersebut hal biasa. Dari dulu Mubarok suka ngomong seperti itu, se­hingga nggak perlu diri­saukan.  

Pertanyaannya, kalau tidak ada reshuffle kabinet, buat apa di­lakukan evaluasi. “Evaluasi perlu dilakukan untuk mengukur kinerja menteri selama setahun ini,’’ ucap Julian Aldrin Pasha.

Berikut kutipan seleng­kap­nya:

Kalau hasil evaluasi ada men­teri yang tidak sesuai dengan kon­trak kerja, apakah dilaku­kan pergantian?
Evaluasi kabinet tidak selalu dalam bentuk perombakan atau reshuffle.

Presiden sangat obyektif dalam menilai kinerja kementeriannya. Jadi, biarkan itu berjalan seada­nya, kita tunggu hasilnya.

Buat apa dievaluasi kalau nggak diganti jika tidak sesuai kontrak kerja?
Soal pergantian itu kan hak prerogatif Presiden untuk me­nentukan apakah perlu reshuffle kabinet atau tidak. Yang jelas,  menteri kabinet KIB II sudah menandatangani kontrak kerja dan faktor integritas. Jadi, atas dasar itu yang menjadi pertim­bangan Presiden untuk melihat apakah sesuai tidak kontrak kerjanya. Termasuk faktor inte­gritas itu.

Apa ya sih Anda nggak tahu apa­kah ada reshuffle?   
Benar, saya tidak tahu soal itu. Hanya Presiden yang tahu dan memastikan apakah akan terjadi perombakan atau tidak.

Tapi Mubarok bilang ada re­shuffle?
 Itu  sifatnya masih spekulasi. Belum pasti, karena yang tahu soal itu hanya Presiden. Jadi kita tunggu saja.

Apakah Presiden menerima masukan-masukan tentang ki­nerja menteri?
 Ya, tentu Bapak Presiden me­nerima masukan dari banyak pihak, termasuk dari Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

Penilaian UKP4 itu dijadi­kan pertimbangan?
Lembaga itu kan sudah pernah melaporkan secara mendalam tentang kinerja kementerian. Jadi, itu semua menjadi salah satu bahan pertimbangan Presiden untuk menilai kinerja para menteri.  [RM]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya