Berita

Presiden Tidak Bisa Seenaknya Tentukan Calon Kapolri

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2010 | 12:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Presiden tidak bisa seenaknya saja memilih siapa calon Kapolri baru menggantikan Jendral Bambang Hendarso Danuri (BHD).

Demikian disampaikan pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar dalam dialog Perspektif Indonesia bertema "Mencari Figur Kapolri dan Jaksa Agung," di gedung DPD, Jumat (3/9).

"Sosok Kapolri harus ideal. Memang untuk memilih Kapolri itu hak prerogatif presiden tapi tidak bisa mengikuti seleranya saja.  Presiden juga harus melihat selera dari masyarakat," kata Bambang Widodo Umar.


Selain itu, sosok Kapolri yang baru, menurut dia, harus memenuhi persyaratan seperti loyalitas, tegas dan memiliki integritas moral yang tinggi.

Sikap tegas dan moral yang tinggi itu, kata dia, tidak bisa ditawar lagi.

"Hal ini berkaitan dengan kondisi hukum yang saat ini carut marut. Kalau Kapolri lembek saja, bagaimana mungkin hukum bisa diperbaiki," tegasnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya