Berita

SENGKETA INDONESIA-MALAYSIA

SBY Dicerca, Marzuki Alie Salahkan Menteri Tak Koordinatif

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2010 | 11:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua DPR Marzuki Alie tak terima Presiden Susilo Bambang disebut lambat dan tidak tegas dalam menyelesaikan persoalan dengan pemerintah Malaysia.

Marzuki Alie mengatakan, Presiden SBY dicerca publik karena para menteri terkait yang ada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II tidak saling koordinasi ketika mengeluarkan pernyataan.

"Masalahnya menterinya tidak sinergis, tidak koordinatif, menteri bicara secara sendiri-sendiri. Itu yang membuat masyarakat menyalahkan (SBY)," ujar Marzuki Alie kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Rabu, 2/9).


Soal Presiden SBY yang dinilai hanya tenang-tenang saja dalam menyikapi hal tersebut, Marzuki membenarkan. Menurutnya, seorang pemimpin harus bersikap tenang. 

"Sebagai Presiden harus tenang, harus soft. Ada TKI 2 juta lebih disana. Ada pelajar kita juga disana. Kita tidak mau merusak tatanan yang sudah berlangsung lama hanya untuk memuaskan hati beberapa orang," imbuhnya sambil mengatakan secara umum pidato SBY tadi malam sudah tepat. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya