Berita

Gus Choi: SBY Selalu Terlambat

RABU, 01 SEPTEMBER 2010 | 08:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penjelasan tentang hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia malam ini semata-mata dikarenakan ketakutan SBY atas semakin besarnya gelombang interpelasi di DPR.

"Mungkin sebelum interpelasi Presiden lebih baik melakukan itu," kata Effendi Choirie kepada Rakyat Merdeka Online, di sela rapat kerja Komisi I dengan Menkopolhukam, Menhan, Mendagri, Menlu dan Menkumham membahas Pengelolaan Wilayah Perbatasan Berbasis Maritim dengan  gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, tadi malam (31/8).

Meskipun merasa lega karena akhirnya ada penjelasan dari SBY, tetap saja politisi yang akrab dipanggil Gus Choi ini, menyebut kata terlambat.


"Kenapa SBY selalu berikan penjelasan setelah kejadiannya memuncak. Atau setelah ada korban," katanya.

Gus Choi pun tidak mau terburu-buru menjelaskan sikap PKB terkait wacana interpelasi DPR jika penjelasan SBY nanti malam masih tetap tidak tegas terhadap Malaysia.

"Mungkin nanti bisa interpelasi. Interpelasi itu kan bagus, sebagai cara mengajukan pertanyaan resmi DPR lewat paripurna," tutupnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya