Berita

INDONESIA-MALAYSIA

Presiden Kirim Surat Memalukan, Harusnya Kirim Pasukan

SELASA, 31 AGUSTUS 2010 | 20:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Upaya politik yang dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan menyurati Perdana Menteri Malaysia, Datuk Tun Najib Razak terkait insiden Tanjung Berakit (13/8) patut disesalkan. Pasalnya, lagi-lagi hal itu menunjukan kelemahan diplomasi politik kita dengan negara lain.

Demikian dikatakan anggota komisi I DPR RI, Helmy Fauzy kepada Rakyat Merdeka Online sesaat sebelum rapat kerja (Raker) membahas Pengelolaan Wilayah Perbatasan Berbasis Maritim dengan Menkopolhukam, Kemenlu, Kemenkum HAM, Kemendagri dan Kemenhan di gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa Malam (31/8).

Bahkan yang ada, pilihan politik SBY itu sangat memalukan dan cenderung merendahkan martabat dan harga diri kita sebagai bangsa yang besar.


"Soal surat itu bikin malu kita saja. Masa PM Nazib mengomentari surat itu tanpa membaca isi suratnya. Ini kan Pelecehan," tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Harusnya Presiden bisa melakukan diplomasi yang lebih tegas lagi kepada Malaysia. Menurutnya, ketimbang mengirim surat lebih baik mengirim langsung pasukan.

"Banyak cara lain yang lebih tegas dari sekedar surat menyurat. Harusnya ngirim pasukan saja langsung," pungkas Helmy bernada kecewa. [arp]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya