Berita

OC Kaligis Beberkan Misteri Persidangan Anggodo

SELASA, 24 AGUSTUS 2010 | 11:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Terdakwa kasus suap pimpinan KPK dan menghalang-halangi penyidikan KPK, Anggodo Widjojo, memboyong pledoi setebal 787 halam dalam sidang di Pengadilan Tipikor hari ini.

Sebelumnya, pengacara Anggodo, OC Kaligis, dengan nada bercanda mengatakan di depan sidang, kalau dibacakan semuanya, pledoi itu akan memakan waktu dari buka puasa, sahur, dan imsak.

"Tidak akan habis-habis, karenanya minta ijin dibacakan yang intinya saja," ujar Kaligis di dalam ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (24/8).


Dalam pledoi yang dibacakan, OC menegaskan bahwa tidak ada bukti kuat Anggodo mengendalikan Deputi Penindakan KPK, Ade Rahrdja dan petinggi KPK lainnya. Bahkan, sebelumnya Anggodo tidak mengenal pimpinan KPK termasuk dua Wakil Ketua Umum, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.
 
"Persidangan ini menurut kami penuh misteri," kata OC lagi.

Indikator pertama, hingga kini persidangan tidak pernah memanggil asisten Ade Rahardja yang disebut sebagai penghubung Ade Rahardja dan Ary Muladi.

Kedua, Jaksa Agung dan Kapolri yang semula mengatakan rekaman Ade dan Ary Muladi ada, di belakangan hari mengatakan tidak ada.

Lalu, soal pertemuan Ary Muladi dan Ade Rahardja di Belaggio, Jakarta dan Hotel Peninsula Jakarta, ada dan benar terjadi, tapi sekarang dibuat kabur.

Selanjutnya, sosok bernama Julianto yang disebut dalam BAP Ary Muladi  diserahkan uang Rp 5,1 miliar untuk pimpinan KPK, tak pernah dihadirkan dalam persidangan.

KPK juga dianggap kubu Anggodo telah menyeret-nyeret Presiden SBY sehingga mengganggu jalannya proses hukum kasus suap itu.

Selain itu, pra peradilan SKP2 Bibit dan Chandra sampai saat ini masih berlangsung di Pengadilan Tinggi Negara. Kemudian, majelis hakim pengadilan Tipikor memerintahkan Kabareskrim menghadirkan rekaman Ary Muladi dan Ade Rahardja, dan juga Antasari kepada penasihat hukum padahal penasihat hukum tak punya kewenangan.

"Nah misteri-misteri yang tadi jawabannya satu, tidak lebih agar Bibit dan Chandra aman," ujar OC.[ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya