TIDAK terasa, ibadah puasa di bulan Ramadhan telah memasuki etape magfiroh. Dimana dalam tahap sepuluh hari kedua ini kita semua hendaknya melakukan pertobatan. Merenungkan kembali apa yang sudah kita lakukan selama ini. Sudah barang tentu sebagai manusia biasa kita tak akan pernah luput dari salah dan dosa.
Di etape kedua ini, kesempatan untuk meminta ampun kepada Allah SWT harus kita manfaatkan semaksimal mungkin. Ini tahapannya magfiroh. Suatu momentum yang dikaruniakan Allah kepada ummatnya untuk meminta ampun. Melakukan pertobatan.
Artinya, marilah kita semuanya melakukan perenungan kembali atas perilaku kita, sikap kita, lisan kita. Introspeksilah atas perjalanan hidup yang sudah kita lalui. Kalau fase pertama atau sepuluh hari pertama Ramadhan, seyogyanya meningkatkan amal ibadah. Kita dirangsang untuk lebih memakmurkan mesjid, surau atau langgar.
Rajin membaca Al Qur’an, sering menghadiri pengajian, sholat berjamaah, tarawih. Lebih meningkatkan kegiatan sosial, misalnya buka bersama dhuafa maupun yatim-piatu. Semuanya sangat penting untuk membuka pintu Rahmat Nya. [msk]