Berita

TVI 2033: Palangkaraya Kota Favorit Pengganti Jakarta

MINGGU, 22 AGUSTUS 2010 | 20:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pemindahan Ibukota Negara Republik Indonesia dari Jakarta ke Palangkaraya sulit untuk tidak disetujui. Alasannya, bukan hanya karena persoalan lokal Kota Jakarta saja. Tetapi juga banyak pertimbangan lain yang kuat agar ibukota negara dipindahkan.

Demikian dikatakan Koordinator Tim Visi Indonesia 2033 Andrinof A Chaniago dalam diskusi bertema "Pemindahan Ibukota ke Kalimantan: Jalan Keluar dari Berbagai Paradox Pembangunan" di Pulau Dua Resto, Senayan, Jakarta petang ini (Minggu, 22/8).

Dosen Universitas Indonesia kemudian menguraikan kelebihan bila Ibukota Negara Indonesia dipindahkan ke Palangkaraya. Pertama, Palangkaraya terletak berada di kawasan tengah Indonesia yang membuat biaya pergerakan dari pulau Jawa yang dihuni 59 persen penduduk nasional tidak terlalu tinggi.


Kedua, lanjutnya, pemborosan biaya produksi dalam sektor ekonomi akan mampu ditekan. Karena Kalimantan adalah sumber utama bahan baku energi nasional. Seperti batubara, minyak bumi dan gas. Ketiga, ibukota negara tidak akan terganggu dengan persoalan sanitasi.

"Sumber air di Kalimantan memadai untuk menutupi kebutuhan jangka panjang. Apalagi didukung program pelestarian lingkungan yang baik dan teknologi pengolahan air digunakan sebagaimana mestinya," ungkapnya.

Keempat, Kalimantan merupakan daerah dengan kepadatan penduduk paling rendah di Indonesia bersama dengan Pulau Papua. Sedangkan alasan terakhir, Kalimantan adalah pulau yang paling aman dari ancaman gempa bumi di Indonesia.

Terkait dengan wacana Daerah Jonggol, Bogor yang juga akan dijadikan sebagai ibukota alternatif, menurutnya itu hanya sekedar ide menggeser ibukota saja. Tapi bukan didasari atas agenda pemerataan pembangunan wilayah di Indonesia. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya