Berita

MALAYSIA Vs INDONESIA

Politisi Golkar Mulai Desak Menlu Marty Dicopot

JUMAT, 20 AGUSTUS 2010 | 16:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi I DPR tidak puas dengan kebijakan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa terkait dengan tukar guling tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia dengan tujuh nelayan Malaysia yang ditangkap polisi Indonesia di perairan Riau.

Atas kebijakan Marty itu, anggota Komisi I DPR, Jefri Geovani merekomendasikan empat hal. Pertama dia meminta pimpinan Komisi I DPR serius membicarakan persoalan tukar guling itu. Kedua dia meminta Marty Natalegawa memberikan penjelasan kepada DPR pada Senin depan.

"Jangan lagi berbicara ini masih debatable, ini harus dicek ulanglah. Tidak bisa berangkat dari asumsi, jangan-jangan takut salah. Tidak ada yang lebih penting dibandingkan harkat dan martabat kita," ujar politisi Partai Golkar ini.


Hal ia itu katakannya saat menerima aktivis Koalisi Kedaulatan Indonesia di gedung Nusantara II DPR, Jakarta (Jumat, 20/8).

"Ketiga kita tidak boleh lagi mendengarkan hal-hal yang disampaikan oleh pemerintah, menteri luar negeri yang justru membela pemerintahan Malaysia. Keempat, ini kasus besar. Oleh karenanya harus berujung pada pemecatan," tegas Jefri. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya