Berita

Priyo Pesimis Ada Kejutan Pembangunan Ekonomi

SENIN, 16 AGUSTUS 2010 | 18:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Stimulus dana pembangunan hanya sebesar 10 persen atau 120 triliun dari seluruh anggaran pendapatan belanja negara. Dengan angka itu, jangan harap ada kejutan besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

"Hanya 120 triliun alias hanya 10 persen dari seluruh total dana APBN untuk menstimulus pembangunan kita. Sehingga dibolak-balik bagaimana pun, saya pesimis akan terjadi kejutan dalam pembangunan ekonomi kita," ujar Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Senin, 16/8).

Sebaliknya, Ketua DPP Partai Golkar ini yakin akan ada kejutan dalam pembangunan ekonomi Indonesia bila dana untuk bayar utang dipangkas atau pengeluaran rutin seperti belanja pegawai juga dipangkas.


"Tanpa itu siapa pun presiden yang pimpin negeri ini, apa pun hebatnya DPR ini, tetap saja, kalau angkanya 10 persen akan berjalan terengah-engah dalam pembangunan ekonomi kita," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya