Berita

Teori Ekonomi Boediono Mengkhawatirkan!

JUMAT, 13 AGUSTUS 2010 | 20:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Saat Presiden SBY dihujat, Wapres Boediono seperti ditelan bumi.  Lalu apa kata Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi terkait hal ini?

"Belum nampak prestasi yang cepat dan menggigit dari beliau. Ada kesan beliau lambat. Saya kurang tahu pasti apakah sangking kompaknya koordinasi dengan presiden atau karena tidak ada koordinasi sama sekali," lanjutnya.

Tapi, terlepas dari itu Suhardi khawatir terhadap teori ekonomi liberal yang diusung Boediono.


"Karena tidak cocok dengan Indonesia," lanjutnya.

Jadi apakah keduanya bisa dievaluasi?

"Saya belum bisa menilai secara integrated, karena masa kinerjanya masih singkat. Kalau sudah dua tahun mungkin baru bisa dievaluasi. Hanya memang saya saat ini sudah geregetan juga. Alasannya sederhana, negara ini harusnya makmur, tanah begitu luas dan juga subur, tapi tidak digarap tidak digarap dengan baik," lanjutnya.

Pemerintah, menurutnya, menggunakan skala prioritas yang salah.

"Budget anggaran lebih besar dipakai untuk industri yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan penambahan kemakmuran rakyat. Teori yang dipakai hanya membagi-bagi yang sudah ada," lanjutnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya