RMOL. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengancam keluar dari parpol koalisi pendukung pemerintah. Sebab, sesepuh partai berlambang Kabah itu, Bachtiar Chamsyah, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (5/8) lalu.
Sekjen DPP PPP, Irgan Chaerul Mahfidz mengaku kecewa atas penahanan Bachtiar Chamsyah. Keluarga besar PPP kecewa dan sedih atas musibah ini. Tentunya ini berdampak buruk bagi citra partai.
“Segala sesuatunya akan kami bicarakan, termasuk kemungkinan berada di luar pemerintahan,” ujar Irgan.
Namun ancaman tersebut ternyata belum sampai ke telinga Sekretariat Gabungan (Setgab) Parpol Koalisi. Menurut Sekretarisnya, Syarief Hasan, belum mendengar ancaman itu.
Syarief yakin, meski Bachtiar Chamsyah diproses hukum, PPP akan tetap komitmen mempertahankan keberlangsungan koalisi. Sebab, Ketua Umum partai itu, Suryadharma Ali nggak mau keluar dari koalisi.
“Nggaklah, PPP tak akan keluar dari koalisi, kita kan sudah komitmen di Setgab untuk mempertahankan koalisi hingga 2014,” kata Syarief Hasan kepada
Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.
Berikut kutipan selengkapnya:
Apa yakin PPP nggak hengkang dari parpol koalisi pendukung pemerintah?
Ya. Sebenarnya kalau soal hukum, kita tidak akan pernah ikut campur. Kita harapkan agar proses hukum itu dilakukan betul-betul secara transparan, betul-betul akuntabel. Itu harapan kita. Jadi apa yang terjadi (penahanan Bachtiar Chamsyah oleh KPK, red) sama sekali tidak ada hubungannya dengan keutuhan koalisi. Seluruhnya murni dari proses hukum.
Kalau murni hukum, kok PPP menghubung-hubungkan proses hukum yang dialami Bachtiar Chamsyah dengan mengancam akan keluar dari pendukung pemerintah?
Saya tekankan, proses hukum yang dialami Bachtiar Chamsyah tidak ada hubungannya dengan urusan koalisi. Ini murni penegakan hukum, kasus hukum menyangkut pribadi.
Jadi ini hanyalah sebuah ancaman dan tidak akan terealisir?
Saya sangat percaya dan yakin itu tak akan mungkinlah karena kita sudah komit bersama untuk mendukung pemerintah.
Setgab sendiri apakah terganggu dengan ancaman tersebut?
Sebenarnya masalah PPP akan keluar dari koalisi, saya pikir tidak akan mengganggu kerja apalagi efektifitas Setgab. Saya percaya, kami di Setgab tidak tidak akan demikian karena kita memiliki komitmen bahwa untuk penegakan hukum sama-sama kita hormati.
Tapi ini omongan Sekjen PPP lho?
Saya pikir tidak ada hubungannya. Rasa-rasanya saya sangat yakin PPP akan mengerti bahwa persoalan tersebut berada di ranah hukum, jadi harus dibedakan. Kita pun kalau di Partai Demokrat, begitu menyangkut urusan hukum pada kader kami yang bermasalah hukum, ya kita tetap hormati selama prosesnya berjalan transparan dan akuntabel. Jadi kalau ada yang diproses, silakan saja, kita tidak akan pernah melakukan intervensi, dan sangat mustahil kita akan melakukan itu.
Jadi harmonisasi koalisi tak akan terganggu dengan ancaman tersebut?
Saya harapkan itu tidak terjadi, dan saya sangat yakin itu tak akan mengganggu harmonisasi partai pendukung pemerintah di setgab. Ini kan betul-betul ranah hukum yang harus kita hormati sama-sama.
Ancaman tersebut bukannya menunjukkan bahwa ada upaya barter kasus dengan pemerintah dengan mempertaruhkan koalisi?
Nggak, itu tidak akan sampai ke sana (barter kasus, red). Di Setgab tak ada istilah demikian.
Apa Setgab merasa kehilangan jika PPP keluar dari koalisi?
Ini bukan soal merasa kehilangan atau tidak, kami di Setgab sudah ada komitmen tetap akan berkoalisi sampai 2014.
Kok setgab berupaya keras pertahankan PPP, bukannya PPP minim kontribusinya?
Seperti yang saya katakan, Setgab sudah ada komitmen akan tetap berkoalisi.
Apakah setgab akan menyiapkan upaya pembelaan terhadap Bachtiar Chamsyah?
Saya pikir mereka sudah mengupayakan pengacara masing-masing, jadi silakan saja. Setgab dalam hal ini tidak akan lakukan intervensi pada proses hukum yang telah terjadi karena ini hubungannya ke hukum, bukan proses politik.
Apakah Setgab memiliki niat untuk meminta kebaikan hati Presiden agar Bachtiar Chamsyah tidak ditahan?
Nggak ada, ini murni hukum dan kami tak akan terpikirkan untuk melakukan itu karena Setgab itu bukan forum pengambilan keputusan. Setgab itu kan hanya forum diskusi, forum untuk menyamakan persepsi. Jadi tidak ada kaitannya ke ranah hukum karena itu bukan tugas Setgab.
Jadi anda yakin koalisi yang ada sekarang tetap utuh hingga masa pemerintahan SBY-Boediono berakhir?
Ya, pasti yakin dong. Saya tetap yakin proses hukum yang menimpa kader setiap partai tidak akan sampai menganggu koalisi.
[RM]