Berita

presiden sby

ANI CAPRES 2014

Isyarat Sukardi Rinakit: Jangan Cepat Percaya Omongan SBY

MINGGU, 01 AGUSTUS 2010 | 10:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jakarta, RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berulang kali membantah kabar yang mengatakan istrinya, Ani Yudhoyono, akan maju dalam pemilihan presiden tahun 2014 mendatang. Namun, kalangan pengamat belum yakin betul SBY akan memegang omongannya tersebut.

"Dalam politik segala kemungkinan serba terbuka. Meski Pak SBY bilang tidak akan maju. Jadi politik itu sangat dimanis. Buktinya, pada tahun 2003 atau 2004 Pak SBY juga mengatakan tidak akan maju lagi. Tapi nyatanya maju juga untuk yang kedua kali. Jadi semuanya serba mungkin," ujar pengamat politik Sukardi Rinakit saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 1/8).

Dia sendiri tidak begitu peduli bila Ani Yudhoyono maju. Menurutnya, bila memiliki pendukung, jaringan, dan tentu saja juga dana, sah-sah saja untuk maju. Sukardi memang mengakui Ibu Negara tersebut memiliki peluang besar untuk maju menggantikan suaminya. Hal ini karena Partai Demokrat tidak memiliki tokoh sekaliber pendiri Partai Demokrat itu.

"Untuk hari ini, peluanganya (Ani) fifty-fifty dengan Anas (Ketua Umum Partai Demokrat). Karena tidak ada tokoh. Tinggal ke depan siapa yang akan menguat," tandasnya sambil menambahkan tentu tidak akan banyak perubahan kebijakan dari pemerintahan saat ini bila Ani menggantikan SBY. [zul]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya