Berita

Kepala BAPPISUS, Aris Marsudiyanto dalam pertemuan dengan PT PLN (Persero), Kamis 5 November 2026. (Foto: Istimewa)

Energi

Sinergi BAPPISUS RI dan PLN, Dorong Penguatan Keandalan Listrik Nasional

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 15:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Aris Marsudiyanto memberikan arahan strategis kepada Dewan Komisaris dan Direksi PT PLN (Persero) serta jajaran Direksi PLN Group.

Pengarahan ini dalam rangka memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan nasional dan memastikan pelaksanaan program strategis pemerintah di sektor energi berjalan optimal.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium PLN Pusat, Jakarta, Kamis 5 November 2026, menjadi forum penguatan koordinasi antara BAPPISUS dan PLN Group dalam menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan pelaksanaan program serta kegiatan operasional perusahaan.


Dalam arahannya, Aris menekankan bahwa PLN memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional melalui penyediaan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan. 

PLN perlu menjaga keseimbangan antara tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan publik, termasuk menyediakan listrik dengan harga terjangkau bagi masyarakat, dan menjaga keberlanjutan usaha perusahaan tetap berkembang serta memenuhi kebutuhan listrik di masa depan.

Aris juga menegaskan besarnya kebutuhan pengembangan kapasitas ketenagalistrikan dalam beberapa tahun mendatang. Oleh karena itu, ia mendorong agar setiap rencana pengembangan disusun secara matang dengan mempertimbangkan aspek keekonomian, kesiapan pendanaan, ketersediaan sumber energi, serta kemampuan implementasi.

"Perencanaan harus disusun secara realistis dan dapat dilaksanakan. Setiap target perlu memperhitungkan kesiapan pendanaan, ketersediaan sumber energi, serta kemampuan pelaksanaannya agar dapat dipertanggungjawabkan," Kata Aris.

Selain itu, Aris mendorong jajaran PLN untuk terbuka dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, baik terkait operasional perusahaan maupun hambatan kebijakan dan koordinasi lintas sektor. 

Ia mengatakan bahwa BAPPISUS mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi untuk membantu mengidentifikasi serta mengurai persoalan, sehingga hambatan yang membutuhkan dukungan lintas kementerian/lembaga dapat segera ditindaklanjuti.

"Kita kedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi. Apabila terdapat persoalan, sampaikan agar dapat dibahas dan dicarikan jalan keluarnya bersama. Jangan sampai hambatan yang sebenarnya dapat dikoordinasikan justru berlarut-larut dan mengganggu pelaksanaan program," kata Aris.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Suroso Isnandar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BAPPISUS beserta jajaran untuk memberikan arahan strategis kepada PLN Group. 

PLN sedang menjalankan transformasi bisnis dengan menempatkan keandalan sistem ketenagalistrikan sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan keterjangkauan tarif listrik bagi masyarakat. 

Dalam menghadapi transisi energi, PLN menjaga keseimbangan bauran energi agar target pengembangan energi bersih tetap memperhatikan aspek biaya dan kemampuan pasokan.

"Bagi PLN, keandalan sistem adalah hal yang utama. Kami akan memastikan bahwa transisi menuju energi bersih dilaksanakan dengan mempertimbangkan keseimbangan bauran energi, sehingga upaya kami dalam mencapai kedaulatan energi tetap sejalan dengan keterjangkauan biaya listrik bagi masyarakat," jelasnya.

Suroso turut menyampaikan bahwa PLN membutuhkan bimbingan dan arahan dari Kepala BAPPISUS agar perusahaan dapat terus melakukan perbaikan serta melaksanakan arahan Presiden secara optimal. 

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran PLN Group, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, subholding, dan anak perusahaan, perlu bekerja dengan semangat yang sama dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Melalui kegiatan ini, BAPPISUS dan PLN Group diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam pengawasan, pengendalian, serta pemantauan pelaksanaan program strategis pemerintah di bidang ketenagalistrikan, sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi isu-isu strategis, tantangan peningkatan keandalan listrik, serta berbagai hambatan pelaksanaan program prioritas Presiden yang memerlukan perhatian dan koordinasi lintas instansi.

BAPPISUS menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Presiden Prabowo Subianto melalui fungsi pengawasan, pengendalian, pemantauan, dan investigasi terhadap pelaksanaan program pembangunan nasional, termasuk memastikan sektor ketenagalistrikan mampu menjalankan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya