Berita

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Industri

Menperin Arahkan Urusan BUMN Tekstil ke Danantara

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 12:57 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pengembangan industri tekstil nasional tidak semata-mata bergantung pada badan usaha milik negara (BUMN). Pemerintah juga perlu memperkuat peran pelaku usaha swasta agar industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dapat tumbuh lebih kompetitif.

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengarahkan pertanyaan mengenai rencana pembentukan BUMN khusus tekstil kepada Danantara. 

"BUMN tekstil tanya ke Danantara lah. Tapi tekstil bukan hanya BUMN," kata Sarmuji di sela-sela media gathering Forum Wartawan Industri bertajuk Industrialisasi Motor Penggerak Ekonomi di Hotel Alana, Bogor, Jumat 6 November 2026.


Pernyataan tersebut disampaikan di tengah rencana pemerintah membentuk perusahaan pelat merah khusus sektor tekstil. Perusahaan ini disiapkan untuk mengonsolidasikan kekuatan industri TPT nasional sekaligus meningkatkan daya saingnya.

Sebelumnya, pemerintah juga mengkaji rencana akuisisi sejumlah perusahaan tekstil dalam negeri, termasuk PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang telah dinyatakan pailit. Langkah tersebut diarahkan untuk menyatukan keunggulan berbagai perusahaan sehingga dapat memperkuat struktur industri tekstil nasional.

Kementerian Perindustrian sebelumnya telah membahas rencana pembentukan perusahaan tersebut bersama Danantara, yang diproyeksikan turut mendukung kebutuhan pendanaannya.

Meski demikian, Sarmuji menegaskan bahwa pengembangan industri tekstil nasional tidak cukup hanya mengandalkan BUMN. 

Keterlibatan pelaku usaha di luar perusahaan milik negara juga dinilai penting dalam memperkuat sektor tersebut.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya