Berita

Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto bersama Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Istimewa)

Politik

Selamat Ginting:

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 04:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengamat politik dan militer Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting menyoroti pengerahan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam jumlah besar ke wilayah Jakarta.

Apalagi prajurit yang dikerahkan tidak lagi menggunakan pakaian dinas harian, melainkan pakaian dinas lapangan (PDL).

"Sekarang sudah menggunakan pakaian dinas lapangan. Mereka siap tempur menghadapi situasi seperti itu,” kata Selamat Ginting di Podcast Forum Keadilan Madilog, Kamis 5 November 2026.


Bahkan, Ginting memperkirakan sekitar 100.000 personel TNI akan dikerahkan untuk menjaga keamanan ibu kota negara.

“Saya perkirakan sekitar 100.000 personel TNI akan menjaga ibu kota negara ini,” kata Ginting.

Pernyataan tersebut mengundang pertanyaan mengenai tingkat ancaman keamanan yang menjadi pertimbangan di balik penebalan kekuatan militer tersebut.

Menurut Ginting, situasi politik dan keamanan tidak bisa dilepaskan dari dugaan adanya ancaman terhadap Presiden Prabowo Subianto maupun Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Ginting menyinggung kemungkinan terjadinya serangan balik terhadap Suyudi dan menilai posisi jenderal tersebut berpotensi mendapatkan ancaman serius.

“Kalau terjadi serangan balik terhadap Jenderal Suyudi, sebesar apa kira-kira ancaman yang akan didapatkan? Posisi Suyudi akan di-backup oleh TNI. Artinya bukan hanya Prabowo yang diincar, tapi juga Suyudinya,” kata Ginting.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya