Berita

Patroli pengamanan di Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK). (Foto: Dok. PPPK)

Nusantara

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 00:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) memperkuat sistem pengamanan kawasan seluas 450 hektar melalui penambahan personel menjadi 173 orang, penyediaan 19 pos keamanan, pemasangan 69 kamera pengawas (CCTV) baru, serta peningkatan patroli rutin. 

"Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas keamanan kawasan yang menjadi pusat aktivitas hunian, perkantoran, perdagangan, dan ruang publik di Jakarta," kata Direktur Utama PPKK Teddy Robinson, di Jakarta, Kamis 5 November 2026.

Jumlah personel pendukung pengamanan meningkat dari 120 orang pada 2025 menjadi 173 orang pada 2026. Sebanyak 166 orang di antaranya merupakan petugas keamanan yang dibagi dalam tiga peleton dengan sistem shift untuk memastikan pengawasan berlangsung selama 24 jam.


Dari 19 pos keamanan yang tersedia, tujuh di antaranya merupakan pos baru yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. PPKK juga menambah 69 unit CCTV pada 26 titik untuk memperluas pemantauan dan mempercepat deteksi potensi gangguan keamanan.

Patroli menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dilakukan secara rutin dengan pembagian wilayah pengawasan di Blok A, B, C, dan D. Pola ini ditujukan untuk mempercepat respons petugas terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.

"Keamanan merupakan aspek mendasar dalam membangun sebuah kawasan," kata Teddy.

Pengamanan juga melibatkan unsur Forkopimcam/Forkopimko dan aparat terkait melalui pertukaran informasi, deteksi dini, patroli, serta penertiban bersama. Kegiatan ini antara lain patroli untuk mengantisipasi balap liar, penertiban pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) dan pekerja seks komersial (PSK) bersama Suku Dinas Sosial.

Petugas keamanan PPKK juga disiapkan untuk memberikan penanganan awal terhadap penangkapan langsung dalam tindak kriminalitas seperti pencurian, tawuran, vandalisme dan begal. 

Berdasarkan data Divisi Hukum dan Pengamanan PPKK, insiden kriminalitas turun 13,6 persen, dari 22 kejadian pada 2025 menjadi 19 kejadian pada 2026. Sementara itu, kecelakaan berkurang 47,5 persen, dari 40 menjadi 21 kejadian.

"PPKK menyadari bahwa mewujudkan kawasan yang benar-benar aman membutuhkan upaya yang konsisten dan tidak bisa dilakukan sendiri," kata Teddy.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya