Berita

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. (Foto: Divhumas Mabes Polri)

Keamanan

Usai Jerat Listyo Sigit Tersangka, Kapolri Perintahkan Jajaran Tetap Fokus Kerja

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 17:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk tetap fokus menjalankan tugasnya di masing-masing satuan kerja.

Hal itu disampaikan Suyudi usai Polri berhasil melakukan penegakan hukum terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dalam kasus penyadapan ilegal Presiden Prabowo Subianto.

"Seluruh jajaran Polri di Indonesia agar tetap fokus menjalankan tugas, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Suyudi dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Kamis, 5 November 2026.


Lanjut dia, kasus ini tidak berkaitan dengan persaingan ataupun kepentingan tertentu di internal Korps Bhayangkara.

"Kami meyakinkan bahwa ini semua murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apapun. Ini murni untuk kebaikan institusi Polri yang kita cintai dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara," jelasanya.

Dalam kesempatan ini, Suyudi juga berterimakasih dan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan dari para senior purnawirawan Polri. 

Sebab, kehadiran senior Polri merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi institusi Polri.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan Ketua Umum PP Polri beserta pengurus. Beliau-beliau adalah para senior sekaligus orang tua kami yang selama ini telah berkontribusi memberikan masukan, saran, dan penguatan," tuturnya. 

Sebagaimana diketahui, pertama dalam sejarah Bareskrim Polri menetapkan tiga jenderal aktif sebagai tersangka dalam kasus dugaan kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto, salah satunya eks Kapolri sekaligus Kepala Kantor Staf Presiden, Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) yang baru sebulan lebih dicopot dari jabatannya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya