Berita

Dirut KAI Bobby Rasyidin (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pemerintahan

Prabowo Siapkan Anggaran Rp2 Triliun Lebih untuk Bangun Kereta Api di Bali

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp2 triliun lebih untuk pembangunan layanan kereta api di Bali. 

"Kami sampaikan anggaran yang untuk kereta Bali itu sekitar dua triliun lebih," ungkap Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin usai bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 5 November 2026. 

Bobby menjelaskan, proyek tranportasi tersebut dirancang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu


"Kami menyampaikan program pembangunan untuk kereta di Bali. Layanan kereta api di Bali, fase satunya adalah dari Ngurah Rai ke Utara, ke Kuta, Legian, kemudian Seminyak, dan ujungnya di Canggu," ujarnya.

Dikatakan bahwa pembangunan kereta atau trem Bali akan dilaksanakan melalui dua tahapan. Fase pertama mencakup jalur dari Bandara Ngurah Rai menuju Legian, sementara fase kedua akan melanjutkan konektivitas dari Legian hingga Canggu.

Menurut Bobby, keseluruhan proyek pembangunan layanan kereta tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua tahun. 

"Fase 1 itu dari Ngurah Rai ke Legian, kemudian fase 2 itu dari Legian ke Canggu, itu memakan waktu dua tahun juga," ungkapnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya