Berita

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

MBG dan KDKMP Ikut Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III-2026

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), turut menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2026 yang mencapai 5,47 persen.

Kontribusi kedua program tersebut tercermin melalui peningkatan konsumsi pemerintah, khususnya realisasi belanja MBG, serta menguatnya sektor konstruksi yang didorong pembangunan berbagai proyek prioritas, termasuk KDKMP.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,47 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III-2026. Capaian ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,04 persen.


Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan konsumsi pemerintah tumbuh 8,95 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan kuartal III-2025 yang sebesar 5,66 persen.

“Hal ini sejalan dengan meningkatnya realisasi belanja pegawai terutama pada gaji dan tunjangan ASN, serta meningkatnya realisasi belanja barang dan jasa utamanya pada belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat berupa program Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelas Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 5 November 2026.

Selain melalui belanja pemerintah, program prioritas Prabowo juga memberikan dorongan terhadap aktivitas sektor konstruksi. BPS mencatat lapangan usaha tersebut tumbuh 6,42 persen secara tahunan pada kuartal III-2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,21 persen. 

Peningkatan ini ditopang pembangunan infrastruktur oleh pemerintah maupun swasta, termasuk KDKMP, perumahan rakyat, sekolah rakyat, sekolah Garuda, dan revitalisasi sekolah.

“Kenaikan ini utamanya didorong oleh pembangunan proyek infrastruktur oleh pemerintah dan swasta, termasuk pembangunan program prioritas pemerintah seperti KDKMP, perumahan rakyat, sekolah rakyat, sekolah garuda, dan revitalisasi sekolah,” ungkap Edy.

Secara keseluruhan, sektor konstruksi memberikan kontribusi sebesar 0,62 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. 

Sektor ini menjadi salah satu dari empat lapangan usaha dengan sumbangan terbesar terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), bersama industri pengolahan, perdagangan, serta informasi dan komunikasi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya