Berita

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Parlemen

DPR Langsung Tancap Gas Garap RUU Penyadapan Usai Kasus Listyo Sigit

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 15:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI bakal mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyadapan menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah perwira Polri.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan, aturan penyadapan harus menjamin perlindungan privasi seluruh warga negara, bukan hanya Presiden.

"Kita dorong agar tak hanya presiden yang harus kita lindungi dari penyadapan ilegal, juga, seluruh warga negara Indonesia," kata Habiburokhman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 November 2026.


Menurutnya, kasus tersebut menjadi momentum untuk memperjelas batas kewenangan penyadapan agar tidak disalahgunakan, termasuk untuk kepentingan politik.

Habiburokhman bahkan menyinggung skandal Watergate di Amerika Serikat yang berkaitan dengan praktik penyadapan bermotif politik dan menjadi pemicu penguatan regulasi di negara tersebut.

"Kalau Watergate itu kan penyadapan dilakukan untuk kepentingan politik. Jadi mirip-mirip ini nih, kalau ada kepentingan politik ini namanya Watergate Indonesia, ya. Sekarang ini," jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, RUU Penyadapan harus memperketat sekaligus memperjelas aturan agar hak privasi masyarakat tidak dilanggar melalui tindakan di luar ketentuan hukum.

"Memperketat, memperjelas ya. Jangan sampai warga negara dirampas haknya dengan penyadapan yang tidak sesuai dengan hukum," tegasnya.

Habiburokhman mengatakan, RUU Penyadapan menjadi salah satu dari tiga regulasi yang akan didorong Komisi III DPR setelah pembahasan RUU Perampasan Aset rampung.

Dua regulasi lainnya adalah RUU Jabatan Hakim dan RUU Advokat.

"Ini kan insya Allah selesai nih undang-undang ini, Perampasan Aset. Gas besok itu undang-undang Jabatan Hakim, undang-undang Advokat, dan undang-undang Penyadapan. Jadi tiga undang-undang itu akan kita gas juga di periode ini," bebernya.

Ia menjelaskan, RUU Penyadapan masih dalam tahap penyusunan. Kasus yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit dan sejumlah perwira Polri akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam merumuskan aturan tersebut.

"Oh belum, baru, baru penyusunan, baru penyusunan. Ini akan menjadi masukan bagi kita ya. Jangan sampai terulang kembali lah," ujar Legislator Gerindra ini.

Pembahasan RUU Penyadapan diperkirakan mulai digarap setelah RUU Perampasan Aset rampung, dengan peluang dimulai pada Desember 2026.

"Ini tadi, setelah Perampasan Aset ini. Jadi, enggak ini kan masih bulan apa, masih bulan November. Bisa di Desember bisa mulai tuh, ya. Jadi Perampasan Aset ini kita full, habis itu baru ya, tiga undang-undang itu kita gas," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya