Berita

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Pernah Puji LSP Salah Satu Kapolri Terbaik, Habiburokhman: Kami Yakin Benar pada Saat Itu

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 14:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman angkat bicara soal pujiannya terhadap mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini terseret kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Habiburokhman menegaskan, pujian yang pernah disampaikan kepada Listyo Sigit merupakan penilaian berdasarkan fakta dan kondisi saat itu. Ia bahkan menyebut Presiden Prabowo Subianto juga beberapa kali memberikan pujian serupa.

"Iya, ya sama aja kayak Pak Prabowo kan beberapa kali memuji beliau, ya kan ya. Kami selalu yakin apa yang kami sampaikan adalah benar pada saat itu," kata Habiburokhman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 November 2026.


Namun begitu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, jika proses hukum membuktikan Listyo Sigit melakukan tindakan ilegal, termasuk insubordinasi, maka harus ada penindakan sesuai ketentuan hukum.

"Kalau nanti ada fakta dan terbukti bahwa yang bersangkutan melakukan tindakan yang ilegal, ya bahkan insubordinasi, ini isu yang sangat-sangat sensitif dalam kehidupan bernegara," ujarnya.

Karena itu, ia meminta publik menyerahkan persoalan tersebut kepada proses hukum.
"Tentu kita serahkan pada proses hukum agar ditindak sebagaimana mestinya," tegasnya.

Di sisi lain, Habiburokhman membantah adanya perlakuan khusus dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Listyo Sigit saat mengikuti seleksi calon Kapolri di DPR pada 20 Januari 2021.

Ia mengaku saat itu masih berstatus sebagai anggota biasa Komisi III DPR, bukan pimpinan komisi.

"Oh enggak ada (kemudahan). Enggak ada. Zaman itu kan kita anggota biasa juga, Pak," tegasnya.

Habiburokhman juga menyebut proses uji kelayakan calon Kapolri setelah Listyo Sigit, yakni Suyudi Ario Seto, berjalan dengan mekanisme yang kurang lebih sama.

"Tapi kan kemarin ketika Pak Suyudi, kita juga kerja, yang kurang lebih sama ya. Apa namanya, proses dengan baik gitu loh," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya