Berita

Mantan Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: istimewa)

Bursa

Investor Tak Hanya Butuh Peluang tetapi Juga Kepastian

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 08:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepastian dan transparansi kebijakan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. 

Menurut mantan Menparekraf Sandiaga Uno, investor tidak hanya membutuhkan peluang usaha, tetapi juga kepastian bahwa kebijakan pemerintah akan konsisten dalam jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga dalam diskusinya di ajang Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026 di Abu Dhabi.


“Dari pengalaman saya di dunia politik sampai kembali ke sektor swasta, ada satu hal yang selalu saya catat bahwa investor tidak hanya butuh peluang, tapi juga kepastian,” ujar Sandiaga lewat akun X resminya, dikutip Kamis, 5 November 2026.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah agar para investor memiliki kepercayaan untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Menurut Sandiaga, konsistensi kebijakan menjadi faktor penting karena investasi bukanlah keputusan bisnis untuk jangka waktu singkat. Investor membutuhkan jaminan bahwa regulasi dan arah kebijakan pemerintah tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Mereka perlu yakin bahwa kebijakan pemerintah akan konsisten dalam jangka panjang. Apalagi investasi bukan untuk satu atau dua tahun, tapi puluhan tahun,” ungkapnya.

Sandiaga berharap semakin banyak investasi yang masuk ke Indonesia sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Semoga semakin banyak investasi masuk sehingga semakin banyak lapangan kerja tercipta untuk masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya