Berita

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin (kanan) menerima penghargaan sebagai salah satu Pembayar Pajak Terbesar di wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Pusat. (Foto: Dok. PAM Jaya)

Finansial

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 04:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PAM Jaya menerima penghargaan sebagai salah satu pembayar pajak terbesar di wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Pusat.

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus menjalankan kewajiban perpajakan secara bertanggung jawab sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang profesional.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan dan transformasi PAM Jaya dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi masyarakat dan negara," kata Arief di Jakarta, Rabu 4 November 2026.


Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Tax Gathering 2026 yang berlangsung di Gedung A.A. Maramis, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta. 

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengemban tanggung jawab pelayanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta, PAM Jaya terus berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan kontribusi terhadap pembangunan.

Lebih lanjut, Arief menegaskan bahwa kontribusi PAM Jaya terhadap penerimaan negara berjalan beriringan dengan komitmen perusahaan dalam memperluas cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta. 

Melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta pengelolaan perusahaan yang berkelanjutan, PAM Jaya terus berupaya menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.

"Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kemampuan menghadirkan layanan air minum yang semakin baik, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap pembangunan," kata Arief.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya