Berita

Kepala Bapenda Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Bapenda DKI Coret Sanksi Keterlambatan PKB

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 02:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memberikan keringanan bagi warga untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan kendaraan bermotor secara lebih ringan. 

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pemprov DKI resmi menghapus sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terhitung mulai 2 November hingga 31 Desember 2026.

Kepala Bapenda Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati mengatakan, kebijakan insentif pajak tersebut ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Kepala Bapenda Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0022 Tahun 2026 tentang Pembebasan Sanksi Administratif Secara Jabatan untuk Jenis PKB dan BBNKB yang ditandatangani pada 28 Oktober 2026. 


Langkah ini menjadi wujud pendekatan pelayanan perpajakan yang lebih responsif dan humanis bagi seluruh warga ibu kota.

“Melalui kebijakan ini menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban perpajakannya dengan mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan masyarakat yang beragam,” kata Lusiana dalam siaran pers yang diterima pada Rabu 4 November 2026.

Pelaksanaan pembebasan denda administratif ini diberikan secara jabatan, sehingga wajib pajak tidak perlu melakukan pengajuan permohonan secara manual. 

Proses penyesuaian nilai tagihan dilakukan secara otomatis langsung melalui sistem informasi manajemen pajak daerah Bapenda DKI Jakarta bagi siapa saja yang melakukan penyetoran pajak terutang hingga akhir tahun 2026.

Perolehan penerimaan dari sektor PKB dan BBNKB tersebut nantinya akan disalurkan kembali untuk membiayai berbagai program prioritas kota, mulai dari peningkatan sarana infrastruktur, transportasi publik, pendidikan, hingga penataan fasilitas kesehatan masyarakat. 

Bapenda pun mengimbau pemilik kendaraan untuk segera memanfaatkan kemudahan akses pembayaran melalui berbagai kanal resmi yang telah disediakan.

“Bapenda DKI Jakarta mengajak masyarakat yang masih memiliki tunggakan PKB dan/atau BBNKB untuk memanfaatkan kesempatan ini hingga 31 Desember 2026,” kata Lusiana.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya