Berita

Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon. (Foto: Istimewa)

Nusantara

BRGMP Pertanyakan Wacana Hendra Bakal Jadi Bos PDAM Tirta Jati

SENIN, 02 NOVEMBER 2026 | 20:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

RMOL. Wacana pelantikan Hendra Candra Saputra sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berbuah kritik.

Salah satunya, kritik itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Brigade Rakyat Garuda Merah Putih (BRGMP), Warsun.

Warsun mengatakan, dia mendapatkan informasi Hendra Candra Saputra merupakan sosok yang dipersiapkan untuk dilantik sebagai Dirut definitif PDAM Tirta Jati.


"Jika informasi tersebut benar, kami sangat menyayangkan keputusan itu, mengingat adanya berbagai persoalan yang sebelumnya diberitakan dan dilaporkan terkait yang bersangkutan," ujar Warsun dalam keterangannya, Senin 2 November 2026.

Menurut Warsun, pemberitaan mengenai dugaan suap, gratifikasi, dan penyalahgunaan kewenangan yang dikaitkan dengan Hendra ketika menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Tirta Jati perlu mendapat perhatian serius dalam proses penilaian calon direksi.

"Pertanyaan kami kepada Bupati Cirebon, apakah berbagai persoalan tersebut telah menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi? Jika sudah, apa dasar pertimbangannya sehingga saudara Hendra tetap dipersiapkan untuk menduduki jabatan tersebut?" tegas Warsun.

Dia juga meminta Bupati Cirebon memastikan proses seleksi dan pengangkatan direksi terbebas dari konflik kepentingan, intervensi, maupun praktik transaksi jabatan.

"Kami tidak ingin ada praktik jual beli jabatan dalam proses penentuan Direktur Utama PDAM Tirta Jati. Seluruh proses seleksi harus transparan," ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Y. Pasomba selaku Ketua Umum BRGMP, Warsun  menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial yang kritis, independen, dan konstruktif. 

Dia pun meminta Bupati Cirebon untuk menjelaskan kebenaran mengenai rencana pelantikan Hendra Candra Saputra.

"Serta membuka secara transparan hasil seleksi, pemeriksaan rekam jejak, dan penilaian integritas calon direksi," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya