Berita

Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara. (Foto: PPID DKI)

Pemerintahan

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

SABTU, 17 OKTOBER 2026 | 01:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Jumat 16 Oktober 2026. 

Kehadiran masjid berkapasitas sekitar 900 jemaah tersebut diharapkan memperluas fasilitas ibadah bagi masyarakat dan pengunjung Ancol, sekaligus menjadi destinasi wisata religi baru di pesisir Jakarta.

Pramono mengatakan, pembangunan masjid tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang telah dirintis sejak 2019. Setelah sempat terhenti akibat pandemi, pembangunan kembali dilanjutkan hingga akhirnya dapat dimanfaatkan masyarakat. 


“Masjid ini dirancang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai landmark baru di pesisir Jakarta,” kata Pramono.

Masjid Apung An-Nur memiliki luas bangunan sekitar 2.241 meter persegi. Pembangunan fisiknya dimulai pada 1 Mei 2024 dan selesai pada 29 Juli 2026. 

Ruang utama masjid mampu menampung 600 jemaah, terdiri atas 460 laki-laki dan 140 perempuan, sedangkan area plaza menyediakan kapasitas tambahan sekitar 300 jemaah.

Dirancang oleh arsitek Andra Matin, Masjid Apung An-Nur mengusung filosofi Bahtera Iman. Bentuk segi lima pada denah bangunan melambangkan lima rukun Islam dan lima waktu salat, sedangkan unsur bulan dan bintang dalam desainnya menggambarkan cahaya serta petunjuk.

Dengan karakter arsitektur yang khas dan lokasinya di kawasan pesisir, masjid ini diharapkan menambah pilihan ruang ibadah sekaligus memperkaya daya tarik wisata Ancol. 

Kehadirannya juga menjadi ruang pertemuan dan kegiatan keagamaan bagi warga Jakarta maupun pengunjung dari berbagai daerah.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya